Surat Keterangan Catatan Kepolisian : Polsek Biringkanaya Makassar & Polres Tangerang

Menyambung Postingan sebelumnya tentang rangkaian kegiatan untuk urus mengurus dokumen kelengkapan beasiswa LPDP, salah satu dokumen yang diperlukan adalah Surat Keterangan Catatan Kepolisian. Walaupun saya adalah salah satu birokrat, urus mengurus hal yang seperti ini sejujurnya saya agak malas (jangan ditiru :P) kebayang bagaimana sulitnya birokrasi di Indonesia dan mengapa urusan persuratan di zaman digital ini tidak bisa dibuat se-ringkes dan se- efisien mungkin. Salah satunya dengan e-office e-government ataupun lainnya tanpa sibuk minta cap sana sini, tanda tangan sana sini (mihihihihi malah ngedumel). (sigh) Baiklah terlepas dari rumitnya birokrasi di Indonesia, setidak saat ini sudah ada upaya ke arah sana. Stop Complaining, Better make something.

Oke, ada beberapa permasalahan yang saya hadapi untuk membuat SKCK ini,. sebelumnya saya ingin share terlebih dahulu syarat untuk pembuatan SKCK di Polsek. Oia kenapa saya bikin SKCKnya di Polsek bukan di Polres? di keterangan Manual Pendaftaran LPDP tidak disebutkan SKCK yang diperoleh harus dari Polsek atau Polres, jadi saya memilih untuk membuat SKCK di Polsek saja, karena akses ke Polres Makassar dari tempat saya cukup jauh, ditambah lagi pengurusan SKCK saya laksanakan di jam kerja, walaupun sepertinya memang Polres Makassar tetap buka di hari Sabtu untuk pelayanan pembuatan ataupun perpanjangan SKCK.

Adapun syarat yang diperlukan untuk pembuatan SKCK di Polsek Biringkanaya dengan KTP non-makassar antara lain :

  1. Surat Keterangan Domisili dan Pengantar Pembuatan SKCK: Surat keterangan domisili didapatkan dengan mengajukan terlebih dahulu surat keterangan ke RT setempat, setelah itu minta tanda tangan ke RW setempat baru menuju kelurahan untuk dibuat surat keterangan domisili dan surat pengantar pembuatan SKCK.  Di Kelurahan selain surat pengantar dari RT/RW juga diperlukan Kartu Keluarga tempat tinggal. Nah ribetnya adalah Pak Lurahnya sedang tidak di tempat dan saat itu katanya sedang banyak aktivitas dan program. Setelah dua kali bolak-balik Kelurahan AKHIRNYA Surat keterangan domisili dan pengantar untuk pembuatan SKCK terbit juga.
  2. Kartu Keluarga Tempat Tinggal : Nah karena saya di Makassar sini ngontrak, perlu bawa kartu keluarga tempat kita tinggal sebagai lampiran untuk pembuatan SKCK, penting minta kartu keluarga sama yang punya rumah.
  3. Ijazah terakhir : Photocopy-nya dijadiin lampiran juga.
  4. Photocopy SKCK yang lama : karena saya di Tangerang udah pernah bikin SKCK, jadi saya lampirin kembali supaya ga rekam sidik jari lagi.
  5. Pas Photo : 4×6 : 5 lembar (kalo saya pake background merah)

Jengjeng, ga lama kemudian akhirnya SKCK saya terbit dengan membayar biaya administrasi Rp 10.000,-. Tetapi ternyata setelah saya perhatikan lebih seksama lagi, yang saya dapatkan di Polsek Biringkanaya bukan SKCK tapi di situ tertulis Rekomendasi Catatan Kepolisian. Waduh berarti saya harus melanjutkan kembali ke Polres Makassar? Akhirnya karena waktu saya mepet untuk membuat SKCK di Polres Makassar, saya pasrah dengan meng-upload ke web LPDP untuk pendaftaran.  Alhamdulilah masih bisa lolos seleksi administrasi. Ternyata para calon peserta banyak pula yang menggunakan SKCK dari Polsek untuk pendaftaran. Tetapi untuk berjaga-jaga, setelah saya upload RCK dari Polsek Biringkanaya, saya juga memperpanjang SKCK di Tangerang yang pada akhirnya saya gunakan untuk verifikasi dokumen pada hari H Seleksi Substantif.

Syarat-syarat memperpanjang SKCK di Polres Tangerang antara lain :

  1. Pas Photo 4X6 : 6 lembar
  2. Kartu Keluarga
  3. Surat Pengantar Kelurahan
  4. Ijazah
  5. Akta Kelahiran
  6. Mengisi kembali data diri pada formulir yang disediakan
  7. Lampiran SKCK lama

Saya lupa biaya administrasinya mungkin sekitar Rp 10.000,- juga sama seperti di Polsek Biringkanaya.

Alhasil saya punya dua surat Catatan Kepolisian, satu dari Polsek dan datu lagi dari Polres Tangerang. Dari pengalaman pembuatan SKCK ini hikmah yang bisa diambil adalah uruslah surat menyurat pada saat mudik walaupun saat itu masih belum terlalu dibutuhkan. Seperti SKCK ini, kalo sudah expired, segera perbaharui. Karena di tanah rantau, keribetan itu akan meningkat dua kali lipat!

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s